Learn IT, Love IT…

Micro Bevel

Pada tutorial ini saya akan menuliskan mengenai cara membuat kotak seperti yang saya buat pada tutorial sebelumnya. Ya… kotak micro bevel.

Intro

Kita masih akan bermain-main dengan Blending Options pada tutorial kali ini. Seperti tutorial yang lalu, kalian harus sering-sering bereksperimen untuk mendapatkan hasil yang bagus sekaligus “menajamkan” keahlian kalian dalam penggunakan aplikasi PS ini.

Tingkat kesulitan: Basic | Lama Pengerjaan: ± 10 – 15 menit

Oke, let’s roll…

Langkah #1

Buat dokument baru dengan dimensi 200 x 250 pixel, resolusi 72 dpi, dengan latar belakang transparan.

Step 1

Langkah #2

Aktifkan Ruler (Ctrl+R) dengan pilihan “pixels”. Tekan V (Move Tool) kemudian buat garis bantu (guideline) seperti gambar ini:

Step 2

Langkah #3

Klik Z (Zoom Tool), klik kanan → Fit on Screen. Tekan M (Rectangular Marquee Tool). Klik View Snap to Guides (pastikan ini dicentang). Dengan Marque Tool, buat seleksi di garis luar.

Step 3a

Tekan tahan Alt, lanjutkan seleksi di garis dalam. Sehingga tool secara otomatis di atur ke opsi Substract (mengurangi).

Step 3b

Klik kanan pada Lasso Tool dan pilih Polygonal Lasso Tool. Tahan Shift agar pengaturan tool menjadi Add (menambah). Kemudian buat polanya.

Step 3c

Langkah #4

Pola sudah siap, tekan Ctrl+; untuk menyembunyikan garis bantu, lalu saya warnai dengan menekan Alt+Backspace. Kalian pilih saja warna yang kalian suka, dari Color Picker atau dari palet Swatches. Untuk tutorial ini saya memakai warna #dd0000.

Step 4

Langkah #5

Mainkan mode blending-nya. Klik kanan layer 1, pilih Bevel and Emboss. Kemudian atur seperti ini:

Step 5a

Hasil dari pengaturan di atas jadi seperti ini:

Step 5b

Langkah #6

OK awal yang bagus, nah sekarang memberikan sedikit polesan agar terlihat lebih bagus. Tuju Palet Layer dan klik icon Create a new layer untuk membuat layer baru. Kemudian pindahkan layer baru ke bawah layer 1. Klik tahan layer 2 dan tarik ke bawah layer 1.

Tekan Ctrl+; lalu tekan M (Rectangular Marquee Tool). Buat seleksi di garis bantu sisi luar, kemudian tekan D untuk mereset warna foreground. Selanjutnya tekan Alt+Backspace. Dengan posisi layer 2 aktif (yang sedang dikerjakan) tekan Ctrl+Klik Mouse layer 1, untuk membuat seleksi berdasarkan pola obyek layer 1, kemudian tekan Delete.

Klik kanan layer 2, lalu mainkan mode blending-nya. Lakukan pengaturan seperti ini:

Step 6a

Sehingga menghasilkan obyek seperti gambar ini:

Step 6b

Step 6cJika merasa akan sering menggunakan style Micro Bevel ini, kalian bisa menyimpan style ini ke palet Styles. Klik layer 1, kemudian pada palet Styles klik icon Create new style, beri nama “Micro Bevel” dan klik OK. Jadi kapanpun kalian ingin menggunakan style ini, tinggal klik dari palet Styles.

Langkah #7

Simpan pekerjaan. Tutup semua aplikasi, buat segelas kopi. Istrihat 15 menit. Setelah itu kalian bisa latihan lagi. Selamat mencoba.

P.S: Bila ingin membaca tutorial versi PDF, kalian bisa download di sini.

Leave a Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s